Ubah BahasaEnglish|Bahasa Indonesia
Cara Terbaik Melatih Chatbot Anda
Bisnis

Cara Terbaik Melatih Chatbot Anda

Muhammad SodikMuhammad Sodiktanggal 30 April 2019

Sebagai salah satu solusi terbaru di era digital, chatbot mampu mengatasi berbagai kebutuhan bisnis mulai dari layanan konsumen, kampanye pemasaran, sampai dengan penjualan. Contohnya pengaplikasian chatbot untuk layanan konsumen yang belakangan ini banyak digunakan oleh beberapa perusahaan dalam memberikan layanan yang lebih cepat dan pintar. Karena chatbot merupakan media pertama yang berinteraksi langsung dengan konsumen, dan menjadi representatif dari brand Anda maka penting untuk mendesain dan melatih chatbot perusahaan Anda sehumanis mungkin agar mengerti percakapan penggunanya.

Melatih kemampuan chatbot tidak terbatas hanya sampai chatbot Anda diluncurkan. Tetapi, chatbot harus dilatih secara terus menerus agar dapat memahami percakapan dan kebutuhan penggunanya. Untuk memudahkan Anda dalam melatih chatbot, berikut 5 tips yang bisa Anda lakukan:

 

 

1. Tentukan persona chatbot

Anda perlu mengetahui dan menentukan siapa pengguna chatbot Anda, hal tersebut akan membantu Anda dalam mendesain alur percakapan, menentukan intonasi, dan gaya bahasa pada chatbot. Anda dapat memulainya dengan menganalisa konsumen ataupun user yang telah ada saat ini. Ketika Anda sudah menentukan persona chatbot, maka Anda pun dapat dengan mudah memahami permintaan dan mengatasi keluhan yang dialami oleh users.

2. Mengategorikan alur percakapan

Langkah selanjutnya yaitu mengategorikan alur percakapan pada chatbot sesuai dengan menu, fitur, dan informasi yang ditampilkan pada chatbot Anda. Buatlah beberapa kategori alur percakapan dengan users di dalam topik yang sama. Contohnya, pertanyaan yang paling sering muncul dari users yaitu tentang waktu pengiriman barang. Anda dapat memasukkan pertanyaan “Kapan barang saya akan dikirim?” atau “Kapan saya akan menerima barang tersebut?” di dalam satu kategori “informasi pengiriman”.

3. Membuat dataset

Setelah Anda membuat kategori alur percakapan, selanjutnya Anda perlu menyiapkan dataset kalimat untuk melatih chatbot – Anda perlu memasukkan beberapa sampel dari percakapan users sehingga chatbot akan lebih mengerti yang user Anda katakan. Semakin banyak percakapan users yang Anda kumpulkan, maka semakin pintar kemampuan chatbot Anda.

 

 

4. Mencoba kemampuan chatbot

Cara terbaik untuk mengetahui kemampuan chatbot Anda adalah dengan mencoba menggunakannya langsung, memperhatikan alur percakapan, tingkat akurasi, kecepatan respon, dan menguji fungsi dari setiap menu maupun informasi yang ditampilkan, dengan memberikan opsi lanjutan terkait permintaan user. Anda dapat meminta bantuan beberapa konsumen untuk mencobanya langsung dengan menggunakan beta testing, atau Anda pun dapat memanfaatkan crowd testing yang biasanya menyediakan tester secara langsung di dalam websitenya.

5. Kembangkan terus kemampuan chatbot

Setelah chatbot Anda berhasil dirilis, bukan berarti tugas Anda berhenti disitu saja. Anda tetap harus melatih kemampuan chatbot Anda dan mengembangkannya dari analisis hasil percakapan dengan users. Cari tahu apa yang chatbot Anda belum bisa lakukan, dan analisa kemampuan apa saja yang dapat dikembangkan pada chatbot Anda untuk kedepannya. Pada proses ini, Anda dapat menggunakan analytics tools, untuk melihat performa chatbot Anda serta feedback dari users.

Kami harap 5 tips di atas dapat memberikan ide atau inspirasi untuk Anda dalam melatih chatbot yang Anda miliki. Sehingga, Anda pun dapat terus mengembangkan kemampuan chatbot agar jadi lebih pintar dan inovatif dalam memberikan layanan pada users. Jika Anda memiliki beberapa pertanyaan tentang chatbot, jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar di bawah.