Ubah BahasaEnglish|Bahasa Indonesia
Brand di Tengah Tren Teknologi Artificial Intelligence (AI)
Bisnis

Brand di Tengah Tren Teknologi Artificial Intelligence (AI)

Lia LestariLia Lestaritanggal 12 Juli 2018

Sepuluh atau dua puluh tahun yang lalu apabila kita membahas teknologi kecerdasan buatan (AI), rasanya kita membahas sesuatu yang hanya akan ada di film – film fiksi ilmiah.

Saat itu kita tidak menyadari bahwa dalam waktu beberapa tahun teknologi AI akan memberikan manfaat nyata untuk berbagai sektor industri, mulai dari telekomunikasi, kesehatan, ritel, perbankan hingga industri pariwisata.

Apa sih sebetulnya kecerdasan buatan atau yang disebut AI? Pada dasarnya, AI adalah teknologi yang memungkinkan komputer untuk memecahkan masalah, mengambil keputusan, atau menyelesaikan suatu pekerjaan berdasarkan data yang dimiliki. Hal ini membuat komputer seakan-akan bisa meniru cara kita memanfaatkan otak kita untuk bekerja dan berpikir berdasarkan pengetahuan yang kita miliki.  Saat ini, teknologi AI sudah bisa dimanfaatkan sebagai solusi bagi brand untuk menjalin hubungan  yang lebih personal dan bermakna dengan konsumen mereka.

Saat ini berbagai perusahaan saling berlomba memanfaatkan teknologi ini dalam meningkatkan kinerja pemasaran mereka dan membangun kedekatan dengan konsumen tanpa harus menghabiskan waktu atau biaya yang tinggi. Dengan teknologi AI, terbuka berbagai kemungkinan untuk memastikan konsumen bisa mendapatkan keinginan mereka secara lebih mudah.

 

 

Seiring AI mempelajari lebih banyak data mengenai konsumen, perusahaan bisa membuat suatu prediksi mengenai tindakan konsumen di masa yang akan datang, sehingga mereka bisa merencanakan strategi yang lebih baik untuk bisnis mereka.

Contoh lainnya adalah pengaplikasian chatbot di bidang perbankan yang memungkinkan nasabah untuk mengecek saldo rekening mereka dan meminta keterangan dari setiap transaksi secara lebih cepat dan mudah. AI juga dapat mentransformasi pengalaman belanja online seseorang menjadi lebih personal, konsumen dapat dengan mudah mendapatkan rekomendasi produk sesuai dengan kebutuhan mereka melalui chatbot yang dapat berperan seperti salesperson yang sangat mengenal dan memahami pembeli.

 

 

Semua inovasi ini membuat brand bisa lebih produktif dan efektif dalam memberikan layanan, sehingga pengalaman yang mereka tawarkan pada konsumen bisa menjadi lebih bermanfaat dan menyenangkan. Hal ini penting, mengingat konsumen masa kini tidak hanya menginginkan informasi yang mudah didapatkan mengenai produk yang mereka inginkan, namun mereka juga menginginkan pengalaman yang menyenangkan dalam setiap tahap interaksi dengan suatu brand mulai dari mempertimbangkan produk yang akan dibeli, memilih dan membeli produk, hingga mencari layanan yang dibutuhkan setalah mereka memiliki produk tersebut.