Ubah BahasaEnglish|Bahasa Indonesia
7 Tips Mendesain Chatbot Cerdas & Interaktif
Insights

7 Tips Mendesain Chatbot Cerdas & Interaktif

Lia LestariLia Lestaritanggal 2 September 2018

Chatbot yang kalian buat tentunya harus bisa menjadi perwakilan digital dari bisnis, dan untuk membuat chatbot brand kalian lebih cerdas dan interaktif bagi user, simak 7 tips di bawah ini.

Di tengah era digital, layanan konsumen yang cepat dan personalized jadi hal penting di mata konsumen. Hal ini membuat layanan customer support yang siap selama24/7 menjadi standar yang diharapkan oleh semua konsumen. Chatbot dalam hal ini bisa menjadi solusi yang ideal bagi pelaku bisnis untuk memberikan layanan konsumen yang cepat, interaktif, dan menarik. Agar chatbot dapat membuat percakapan antara brand dengan konsumen jadi lebih personal, chatbot harus “dilatih” layaknya manusia, dan seperti website atau aplikasi mobile, tentunya ada beberapa hal yang perlu kalian lakukan untuk merancang chatbot menjadi efektif dan berfungsi baik bagi penggunanya.

Chatbot yang kalian buat tentunya harus bisa menjadi perwakilan digital dari bisnis, dan untuk membuat chatbot brand kalian lebih cerdas dan interaktif bagi user simak 7 tips di bawah ini.

 

1. Tentukan tujuan dan target yang jelas

Sebelum mendesain chatbot, ada baiknya kalian menentukan terlebih dulu apa tujuan dibuatnya chatbot ini, baik untuk brand maupun user nya nanti. Pastikan tujuan ini jelas, sehingga kalian tidak kehilangan fokus saat merancang alur percakapan yang tepat. Apakah kalian ingin membuat chatbot yang berfungsi sebagai customer service yang mampu mengatasi keluhan dan pertanyaan konsumen? Atau justru kalian ingin membuat chatbot interaktif yang dapat memberikan rekomendasi produk untuk calon pembeli? Apapun itu, tentukan goals dan objective kalian sekarang.

 

2. Buat persona (karakter dari chatbot)

Penting bagi kalian untuk mengetahui siapa target pasar dari bisnis yang dijalani. Pahami demografi, perilaku, karakter, dan kebiasaan konsumen kalian. Dari insights tersebut, buatlah bot yang mewakili persona brand dan konsumen kalian. Kembangkan karakternya, agar chatbot yang dibuat dapat menjadi semanusiawi mungkin, di mana karakter ini bisa dibayangkan sebagai teman dari konsumen. Salah satu poin penting untuk meningkatkan ketertarikan user menggunakan chatbot kalian ialah nama yang unik, kalian dapat memberikan nama karakter atau nama orang pada chatbot, dengan memberikan nama tersebut, user pun akan lebih mudah mencari dan mengingat chatbot brand kalian.

 

3. Rancang alur percakapan yang mengalir

Alur percakapan yang tepat akan membuat interaksi antara chatbot dengan user lebih terbuka dan menarik, memungkinkan kalian untuk memahami kebutuhan pengguna lebih baik, serta membantu kalian untuk mengumpulkan data lebih banyak mengenai karakter, kebiasaan, serta keinginan user. Untuk mendesain percakapan yang natural, sangat penting melatih chatbot mu memberikan respon yang variatif terhadap pesan ataupun pertanyaan user. Dengan bantuan NLP, pengembangan chatbot pun dapat lebih efisien, karena sistem chatbot dapat dilatih dengan model dataset yang berkaitan dengan konteks penggunanya, dengan begitu pengetahuan chatbot pun dapat terus berkembang.

Hindari menggantungkan pertanyaan user tanpa memberikan langkah selanjutnya. Kalaupun percakapan tersebut telah berakhir, pastikan kalian memberikan pilihan pada user untuk kembali ke menu utama, atau beri tahu mereka untuk menghubungi chatbot kembali di lain waktu. Hal satu ini juga ada kaitannya dengan pemilihan nama. Semakin natural nama yang dipilih, maka percakapan yang dirancang pun akan lebih terasa natural.

 

4. Berikan pilihan pada user

Secanggih apapun teknologi chatbot saat ini, tentu masih ada keterbatasan dalam menjawab semua pertanyaan user, oleh karena itu untuk mengatasi hal ini berikanlah opsi pada user mengenai apa yang dapat dijawab oleh bot. Bantu user menemukan apa yang mereka butuhkan dengan menawarkan pilihan-pilihan sederhana. Bila perlu lengkapi chatbot dengan button bot, karena dengan adanya fitur tersebut, secara tidak langsung dapat mempermudah alur percakapan dan membantu user menemukan informasi, produk, maupun layanan yang dibutuhkan lebih cepat.

 

5. Buat percakapan pendek namun komunikatif

Alasan konsumen lebih memilih untuk berinteraksi dengan chatbot, karena mereka menginginkan informasi yang cepat. Jadi, ketika kalian mendesain chatbot, pastikan jangan membuat percakapan yang terlalu panjang dan kaku. Namun buatlah pesan dan alur percakapan yang singkat, ramah, dan to the point. Jangan membuatnya jawaban yang rumit dengan menambahkan terlalu banyak jargon. Dengan memulai dari percakapan sederhana, bot kalian pun dapat mempelajari perilaku dan kebiasan user, dan dari insights tersebut, kembangkan bot kalian agar lebih cerdas dengan fungsi yang lebih banyak.

 

6. Bersikap Proaktif

Pastikan kalian membuat chatbot yang proaktif layaknya manusia, beri tahu user bagaimana mereka dapat memulai percakapan. Mulailah interaksi dengan user dengan memberikan sapaan dan menanyakan informasi apa yang sedang mereka cari atau butuhkan. Rancang obrolan yang tidak membosankan dan buat konten interaktif lebih banyak untuk pengguna chatbot mu.

 

7. Evaluasi dan optimasi bot secara berkala

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seiring berjalan waktu, kalian pun tentu perlu untuk memperluas fungsi chatbot dengan mengupdate ke versi terbaru. Karena itu, untuk dapat mengembangkan chatbot kalian sesuai tujuan yang telah ditetapkan, pastikan kalian melakukan evaluasi secara berkala. Evaluasi teknis dan evaluasi user jadi dua hal yang bisa kalian manfaatkan untuk mengembangkan chatbot kalian. Tak hanya itu, optimasi dari segi kecepatan akses, dan pemahaman terhadap apa yang disampaikan pengguna pun perlu terus ditingkatkan. Saat melakukan evaluasi chatbot, kalian perlu menentukan apa yang kalian butuhkan untuk mengoptimalkannya, dan tetap fokus pada tujuan awal dibuatnya chatbot tersebut.

 

Terlepas dari apapun fungsi chatbot customer support, engagement, marketing, , fokus pada insights saat membuat chatbot sangatlah penting dalam menentukan tingkat keberhasilan chatbot kalian. Semoga tips diatas bermanfaat dan membantu dalam mendesain chatbot bisnismu. Jika kalian memiliki ide atau saran, silahkan tinggalkan komentar di bawah artikel ini, kami akan sangat senang mendengar ide juga feedback kalian.